Logo Bloomberg Technoz

"Insentif kendaraan listrik kemarin dikaji lagi, tambahan [diundur] satu bulan," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto ditemui kantornya, Senin (22/6/2026).

Airlangga belum bisa memastikan apa penyebab rencana penundaan berulang selama dua kali berturut-turut tersebut. Dia hanya mengatakan rencana ini masing-masing terus dikaji oleh pemerintah.

"Kita monitor. Ditunda lagi sementara masih dikaji," tambahnya menegaskan.

Padahal, Kementerian Perindustrian sebelumnya memastikan aturan kebijakan pemberian insentif khusus untuk kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) akan terbit bulan depan atau Juli tahun ini.

Aturan ini nantinya akan diterbitkan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) lewat Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza mengatakan, kedua lembaga telah berkoordinasi untuk kepastian rencana penerbitan beleid itu.

"Iya [akan terbit Juli bulan depan]. Sudah dalam koordinasi kita," ujar singkat Faisol kepada wartawan di kantor Kemenperin, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

(mfd/ell)

No more pages