Logo Bloomberg Technoz

Purbaya Urai 5 Kemitraan Strategis RI-Korsel: Bangun Ekosistem EV

Mis Fransiska Dewi
29 June 2026 09:20

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konfrensi pers APBN Kita. (Tangkapan Layar Youtube Kemenkeu RI)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konfrensi pers APBN Kita. (Tangkapan Layar Youtube Kemenkeu RI)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menguraikan lima prioritas strategis untuk memperkuat kemitraan dengan Korea Selatan (Korea Selatan) dengan Indonesia dalam acara Korea-Indonesia Economic Partnership Forum 2026. Hal itu dilakukan untuk mempercepat realisasi investasi dan memperdalam hubungan bilateral dengan para investor Korea Selatan. 

Strategi pertama adalah akselerasi investasi melalui penguatan koordinasi lintas instansi dalam Bottlenecking Task Force untuk menyelesaikan hambatan regulasi dan operasional. Purbaya menyebut pemerintah menjamin proses penyelesaian keluhan ini dipantau langsung oleh presiden demi menciptakan iklim usaha yang lebih dapat diprediksi.

Langkah kedua berfokus pada optimalisasi pemanfaatan komitmen pembebasan dan penurunan tarif dalam perjanjian Indonesia-Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement (IK-CEPA) guna meningkatkan arus perdagangan serta integrasi rantai pasok. 


Ketiga, memaksimalkan fasilitas Economic Development Cooperation Fund (EDCF) dengan komitmen senilai US$1,5 miliar periode 2022–2026 untuk mendanai proyek infrastruktur prioritas, termasuk air bersih, sanitasi, infrastruktur TIK, dan pembangunan smart city.

“Strategi keempat adalah mendorong hilirisasi industri masa depan dan ekosistem kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV).” kata Purbaya dalam siaran pers dikutip Senin (29/6/2026).