Logo Bloomberg Technoz

Iran Bantah Trump, Tegaskan Tak Ada Dialog dengan AS di Doha

Redaksi
30 June 2026 17:40

Bendera Iran. dok: Bloomberg
Bendera Iran. dok: Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah Iran menegaskan tidak ada agenda pertemuan maupun negosiasi dengan Amerika Serikat (AS) dalam bentuk apa pun dalam beberapa hari ke depan. Pernyataan tersebut sekaligus membantah pengumuman Presiden AS Donald Trump yang menyebut pertemuan tingkat tinggi antara Washington dan Teheran akan digelar di Doha, Qatar, pada Selasa (30/6).

Penegasan itu disampaikan Esmail Baghaei, juru bicara delegasi perundingan Republik Islam Iran sekaligus juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, saat memberikan keterangan kepada wartawan pada Senin (29/6) waktu setempat.

"Tidak akan ada pertemuan negosiasi apa pun dengan pihak AS di tingkat mana pun dalam beberapa hari mendatang. Laporan mengenai kunjungan perwakilan AS ke Qatar tidak ada hubungannya dengan kunjungan delegasi Iran, yang murni bertujuan untuk menindaklanjuti implementasi Nota Kesepahaman, termasuk Pasal 11," kata Baghaei, dikutip dari laman resmi Kementerian Luar Negeri Iran.


Sebelumnya, Trump melalui unggahan di media sosial pada Senin (29/6) mengumumkan bahwa pertemuan tingkat tinggi antara AS dan Iran akan berlangsung di Doha. Trump bahkan menyatakan bahwa Teheran yang mengajukan permintaan pertemuan tersebut.

Secara terpisah, Gedung Putih menyampaikan bahwa utusan khusus AS untuk Timur Tengah Steve Witkoff dan penasihat sekaligus menantu Trump, Jared Kushner, dijadwalkan menghadiri pertemuan tersebut. Gedung Putih juga menjelaskan bahwa agenda di Doha berbeda dengan pembahasan teknis yang menjadi tindak lanjut Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang ditandatangani pada 17 Juni lalu. Rencana pertemuan itu muncul setelah AS dan Iran saling melancarkan serangan pada akhir pekan terkait perselisihan mengenai Selat Hormuz.