Logo Bloomberg Technoz

OJK: Pelemahan Rupiah Belum Berdampak Langsung ke Stabilitas Bank

Mis Fransiska Dewi
25 June 2026 12:30

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae saat Hasil RDK Bulanan Juni 2024. (Youtube OJK)
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae saat Hasil RDK Bulanan Juni 2024. (Youtube OJK)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai pelemahan nilai tukar rupiah hingga saat ini belum memberikan dampak langsung dan signifikan terhadap stabilitas sistem jasa keuangan. Nilai tukar rupiah kembali melemah 0,12% ke level Rp17.965/US$, dalam sesi perdagangan Kamis (25/6/2026) pagi. 

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan OJK terus mencermati perkembangan ekonomi global yang masih dibayangi gejolak geopolitik dan kenaikan harga minyak.

Kondisi tersebut memicu volatilitas pasar keuangan global serta penguatan indeks dolar AS (DXY) yang berdampak pada meningkatnya fluktuasi nilai tukar di negara-negara berkembang.


Menurut Dian, OJK secara berkelanjutan memantau secara intensif terhadap kinerja industri perbankan. Pelemahan nilai tukar rupiah berpotensi meningkatkan biaya produksi dan inflasi akibat naiknya harga barang impor, yang pada akhirnya dapat memengaruhi daya beli masyarakat.

“Untuk saat ini, pelemahan rupiah belum berdampak langsung dan signifikan terhadap stabilitas sistem jasa keuangan,” kata Dian dalam keterangan tertulis dikutip Kamis (25/6/2026).