Logo Bloomberg Technoz

Ekspor Mobil Buatan Indonesia di Tengah Dinamika Pasar Global

Andrean Kristianto
23 June 2026 19:40

Petugas mengecek mobil Toyota yang akan diekspor di IPCC Terminal Kendaraan, Pelabuhan Tanjung Priok, Selasa (23/6/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Petugas mengecek mobil Toyota yang akan diekspor di IPCC Terminal Kendaraan, Pelabuhan Tanjung Priok, Selasa (23/6/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean K)

Industri otomotif salah satu penopang sektor manufaktur Indonesia, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik tetapi juga bagi pasar ekspor.

Industri otomotif salah satu penopang sektor manufaktur Indonesia, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik tetapi juga bagi pasar ekspor.

Data Gaikindo menunjukkan ekspor mobil completely built up (CBU) pada Mei 2026 mencapai 47.560 unit. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Data Gaikindo menunjukkan ekspor mobil completely built up (CBU) pada Mei 2026 mencapai 47.560 unit. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Jumlah tersebut meningkat 31,4 persen dibandingkan April 2026 yang tercatat sebanyak 36.207 unit. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Jumlah tersebut meningkat 31,4 persen dibandingkan April 2026 yang tercatat sebanyak 36.207 unit. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Sepanjang periode Mei 2025 hingga Mei 2026, kinerja ekspor mobil CBU Indonesia bergerak fluktuatif. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Sepanjang periode Mei 2025 hingga Mei 2026, kinerja ekspor mobil CBU Indonesia bergerak fluktuatif. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Di sisi lain, ekspor kendaraan dalam bentuk completely knocked down (CKD) pada Mei 2026 tercatat sebanyak 6.705 set unit.  (Bloomberg Technoz/Andrean)

Di sisi lain, ekspor kendaraan dalam bentuk completely knocked down (CKD) pada Mei 2026 tercatat sebanyak 6.705 set unit. (Bloomberg Technoz/Andrean)

Capaian tersebut turun 1,7 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 6.819 set unit. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Capaian tersebut turun 1,7 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 6.819 set unit. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Di sisi lain, ekspor kendaraan dalam bentuk completely knocked down (CKD) pada Mei 2026 tercatat sebanyak 6.705 set unit. (Bloomberg Technoz/Andrean)

Di sisi lain, ekspor kendaraan dalam bentuk completely knocked down (CKD) pada Mei 2026 tercatat sebanyak 6.705 set unit. (Bloomberg Technoz/Andrean)

Petugas mengecek mobil Toyota yang akan diekspor di IPCC Terminal Kendaraan, Pelabuhan Tanjung Priok, Selasa (23/6/2026) (Bloomberg Technoz/Andrean K)
Industri otomotif salah satu penopang sektor manufaktur Indonesia, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik tetapi juga bagi pasar ekspor.
Data Gaikindo menunjukkan ekspor mobil completely built up (CBU) pada Mei 2026 mencapai 47.560 unit. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Jumlah tersebut meningkat 31,4 persen dibandingkan April 2026 yang tercatat sebanyak 36.207 unit. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Sepanjang periode Mei 2025 hingga Mei 2026, kinerja ekspor mobil CBU Indonesia bergerak fluktuatif. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Di sisi lain, ekspor kendaraan dalam bentuk completely knocked down (CKD) pada Mei 2026 tercatat sebanyak 6.705 set unit.  (Bloomberg Technoz/Andrean)
Capaian tersebut turun 1,7 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 6.819 set unit. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Di sisi lain, ekspor kendaraan dalam bentuk completely knocked down (CKD) pada Mei 2026 tercatat sebanyak 6.705 set unit. (Bloomberg Technoz/Andrean)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Industri otomotif terus menjadi salah satu penopang sektor manufaktur Indonesia, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik tetapi juga sebagai basis produksi kendaraan bagi pasar ekspor. Peran tersebut tercermin dari aktivitas ekspor yang masih menunjukkan kinerja positif di tengah dinamika perdagangan global.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan ekspor mobil completely built up (CBU) pada Mei 2026 mencapai 47.560 unit. Jumlah tersebut meningkat 31,4 persen dibandingkan April 2026 yang tercatat sebanyak 36.207 unit.

Sepanjang periode Mei 2025 hingga Mei 2026, kinerja ekspor mobil CBU Indonesia bergerak fluktuatif. Volume ekspor tertinggi terjadi pada Agustus 2025 dengan capaian 50.615 unit, sedangkan angka terendah tercatat pada April 2026 yang hanya mencapai 36.207 unit.

Di sisi lain, ekspor kendaraan dalam bentuk completely knocked down (CKD) pada Mei 2026 tercatat sebanyak 6.705 set unit. Capaian tersebut turun 1,7 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 6.819 set unit.

(dre/wep)