Dalih BEI Loloskan IPO RANS Meski Free Float Jadi Sorotan
Cahya Puteri Abdi Rabbi
25 June 2026 07:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) menjadi sorotan warganet, terutama karena porsi saham di publik atau free float yang dinilai berada di bawah ketentuan terbaru Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sorotan ini mencuat di media sosial, dipicu unggahan akun Threads @wasjiher yang kemudian viral. Investor mempertanyakan porsi saham publik RANS yang hanya sebesar 20,02% dari modal ditempatkan dan disetor penuh, atau di bawah ambang minimal 25%.
Hal itu mengarah pada aturan terbaru BEI yang mewajibkan emiten yang akan melakukan IPO dengan kapitalisasi pasar di bawah Rp5 triliun untuk memiliki free float minimal 25%. Dengan kisaran harga penawaran Rp135–Rp170 per saham, kapitalisasi pasar RANS diperkirakan berada di rentang Rp1,7 triliun hingga Rp2,14 triliun.
Menanggapi hal itu, Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna menjelaskan bahwa permohonan pencatatan saham RANS telah diterima sebelum Peraturan Bursa Nomor I-A Tahun 2026 berlaku pada 31 Maret 2026. Karena itu, evaluasi tetap menggunakan ketentuan yang berlaku saat dokumen masuk.
“Dokumen permohonan pencatatan saham perseroan telah diterima bursa sebelum berlakunya Peraturan Bursa Nomor I-A Tahun 2026, sehingga proses evaluasi dilakukan dengan mengacu pada ketentuan yang berlaku pada saat permohonan diterima,” kata Nyoman dalam keterangannya pada Rabu (24/6/2026).




























