Mayoritas Yield Surat Utang RI Naik, 10 Tahun Paling Tinggi
Redaksi
24 June 2026 14:47

Bloomberg Technoz, Jakarta - Aksi jual melanda pasar Surat Utang Negara (SUN) pada sesi perdagangan Rabu (24/6/2026), di tengah penguatan dolar Amerika Serikat (AS) yang persisten akibat ekspektasi hawkish The Fed.
Melansir data Bloomberg pada 12:08 WIB, imbal hasil (yield) SUN kembali terkerek naik pada hampir semua tenor. Tekanan jual paling kuat terjadi pada tenor acuan 10 tahun yang tercatat naik 8 bps ke 7,26%. Selanjutnya, tenor 12 juga mengalami kenaikan imbal hasil 6,5 bps ke 7,3%.
Di sisi lain, pasar sepertinya tak terlalu mengkhawatirkan risiko jangka pendek, sebab yield tenor 1 tahun justru turun 4,6 bps ke 7,21%.
Pasar Obligasi Global
Tak cuma obligasi pemerintah RI saja yang siang ini mengalami aksi jual, yield surat utang Korea Selatan juga mengalami kenaikan, meski lebih terbatas.
- Tenor 2 tahun (+1,3 bps) 3,67%
- Tenor 5 tahun (+0,3 bps) 4,05%
- Tenor 10 tahun (+0,7 bps) 4,18%






























