Logo Bloomberg Technoz

Prabowo Pastikan B50 Tetap Dimulai 1 Juli 2026, Tekan Impor Solar

Sabrina Mulia Rhamadanty
24 June 2026 12:55

Prabowo terbitkan Perpres (diolah)
Prabowo terbitkan Perpres (diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memastikan program mandatori B50 atau solar dengan pencampuran 50% bahan bakar nabati berbasis minyak kelapa sawit (biodiesel) dengan 50% tetap akan diluncurkan pada 1 Juli 2026.

Menurut Prabowo, mandatori B50 ini menjadi salah satu langkah yang dilakukan agar Indonesia dapat menuju swasembada energi, khususnya menekan impor solar.

“Juli ini, beberapa hari lagi, kita akan launching B50. B50 [adalah] solar [yang] akan kita olah dari kelapa sawit 50%. Dengan demikian, kita tidak akan impor solar lagi dari luar negeri, saudara-saudara,” ungkap Prabowo dalam pidatonya di acara Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Rabu (24/6/2026).


Prabowo menambahkan, dalam jangka waktu 3 tahun atau maksimal 4 tahun dari sekarang, Indonesia dapat melakukan swasembada energi termasuk tidak mengimpor bahan bakar minyak (BBM) jenis apapun. 

“Saya perkirakan 3 tahun lagi, maksimal 4 tahun lagi, kita akan swasembada energi. Kita tidak akan impor apapun untuk BBM, untuk energi kita saudara-saudara,” tegasnya.