Pakistan Tegaskan Komitmen Jadi Mediator Damai AS-Iran
News
24 June 2026 11:00

Bilal Hussain dan Tooba Khan - Bloomberg News
Bloomberg, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif meyakinkan Presiden Iran Masoud Pezeshkian yang tengah berkunjung bahwa negaranya tidak akan pernah mengecewakan Iran. Komitmen ini disampaikan saat kedua pemimpin negara tersebut bertemu di Islamabad, menyusul tercapainya gencatan senjata antara AS dan Iran yang turut dimediasi oleh Pakistan.
"Kami tidak akan pernah mengecewakan Anda," tegas Sharif dalam pertemuannya dengan Pezeshkian, yang tiba di Islamabad pada hari Selasa (23/6) untuk menggelar dialog guna memperdalam hubungan bilateral antar-negara tetangga tersebut. Sharif menambahkan, Pakistan akan terus menjalankan perannya sebagai mediator hingga perdamaian abadi benar-benar tercipta.
Sharif juga mengungkapkan bahwa dokumen nota kesepahaman (MoU) antara Iran dan AS sama sekali tidak menyinggung program rudal balistik milik Teheran. Menanggapi hal itu, Pezeshkian menegaskan dalam konferensi pers bersama bahwa Iran "tidak akan pernah berkompromi" terkait kapabilitas rudalnya. Ia menyatakan timnya telah menggelar serangkaian pertemuan "konstruktif" di Islamabad dan menyampaikan tekad kuat untuk mendongkrak hubungan ekonomi dengan Pakistan.
Kunjungan diplomatik ini menjadi simbol kian kuatnya hubungan kedua negara tetangga setelah Pakistan mengambil peran sentral dalam memediasi konflik AS-Iran. Perang yang dilancarkan oleh AS dan Israel sejak Februari lalu sempat mengacaukan pasokan energi global, melambungkan harga minyak ke level tertinggi dalam dua dekade, serta menelan ribuan korban jiwa. Pakistan sendiri merupakan salah satu negara yang sangat bergantung pada Selat Hormuz untuk memenuhi kebutuhan energinya, sehingga terpukul hebat oleh dampak ekonomi dari perang tersebut.




























