Logo Bloomberg Technoz

BI Rate Naik, Yield SRBI Ikut Terungkit

Redaksi
22 June 2026 15:24

Ilustrasi Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (Diolah)
Ilustrasi Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Imbal hasil (yield) instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) kembali melonjak, menyusul kenaikan BI Rate jadi 5,75% sebagai upaya stabilisasi nilai tukar rupiah.

Melansir data lelang Bank Indonesia (BI), Jumat (19/6/2026), yield SRBI tenor 12 bulan naik 15 basis poin (bps) ke level tertinggi 7,74%, dari posisi lelang sebelumnya Rabu (17/6/2026), di level 7,12%. 

Ini menjadi level yield tertinggi sejak instrumen ini diterbitkan pada 2023 lalu. 

Yield SRBI tenor 12 bulan, terkerek naik ke level tertinggi sejak instrumen ini terbit. (Bloomberg)

Yield tenor 9 bulan juga naik 22 bps menjadi 7,55%, dari sebelumnya 7,33%, dan tenor 6 bulan yang naik cukup tajam sebesar 30 bps jadi 7,42% dari sebelumnya 7,12%. 

Kenaikan yield ini cukup konsisten dengan kondisi pasar yang masih premi risiko lebih tinggi, setelah rupiah sempat kembali tergelincir sebelum BI Rate kembali dinaikkan 25 bps pada 18 Juni lalu.