Logo Bloomberg Technoz

Pasar Sambut Baik Pencalonan Destry Jadi BI-1, Rupiah Menguat

Redaksi
10 August 2026 15:36

Karyawan merapihkan mata uang rupiah dan dolar AS di tempat penukaran mata uang di Jakarta, Senin (27/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan merapihkan mata uang rupiah dan dolar AS di tempat penukaran mata uang di Jakarta, Senin (27/7/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pasar merespons positif pengajuan Destry Damayanti sebagai Calon Gubernur Bank Indonesia (BI). Pada perdagangan siang ini, rupiah melanjutkan penguatan hingga 0,67% ke posisi Rp17.770/US$ pada 14:05 WIB. 

Penguatan ini jadi sinyal penting sebab, pasar mendapat kejelasan mengenai suksesi di bank sentral. Destry Damayanti bukan figur baru di BI, dan merupakan Deputi Gubernur Senior BI yang menjalankan tugas sebagai pejabat sementara Gubernur BI setelah Perry Wajiyo mengundurkan diri. 

Pergerakan rupiah, sempat menguat setelah penunjukan calon Gubernur BI. (Bloomberg)

Respons rupiah yang menguat hingga Rp17.770/US$ menunjukkan bahwa kekhawatiran pasar terhadap risiko perubahan arah kebijakan moneter mulai mereda. 


Penunjukkan Destry sebagai calon tunggal mengurangi risiko terjadinya perubahan kebijakan secara tiba-tiba, terutama di tengah kondisi rupiah yang masih menghadapi tekanan eksternal, ketidakpastian geopolitik, serta dinamika suku bunga global.

Akan tetapi, penguatan rupiah ini tidak boleh dibaca sebagai cek kosong dari pasar. Justru sebaliknya, apresiasi rupiah pada hari pengajuan Destry merupakan semacam pesan awal: pasar menyambut baik figur yang dianggap mampu menjaga kesinambungan, tetapi kepercayaan tersebut tetap akan diuji oleh kebijakan yang diambil setelah ia definitif menjadi Gubernur BI.