Pasar SUN Bullish, Premi Risiko Sedikit Terpangkas
Tim Riset Bloomberg Technoz
10 August 2026 15:38

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sentimen bullish mewarnai pasar Surat Utang Negara (SUN) pada perdagangan Senin (10/8/2026). Dari 19 tenor SUN, ada 15 tenor yang mencatat penurunan yield.
Melansir data Bloomberg, SUN tenor 4 tahun turun paling dalam, 6,3 basis poin (bps) menjadi 7,15%, sedangkan yield 10 tahun turun 1,9 bps menjadi 7,26%. Bahkan tenor 1 dan 2 tahun kembali berada di kisaran 6,96-6,99% setelah terpangkas 4,4 bps dan 1,6 bps.
Penurunan yield yang terjadi pada tenor-tenor pendek seperti 1-4 tahun, bisa dibaca sebagai turunnya premi ketidakpastian terhadap kebijakan moneter dalam jangka pendek.
Agaknya pasar melihat pencalonan Destry Damayanti sebagai sinyal kesinambungan yang selama ini diharapkan. Sebab, Destry sudah berada di lingkungan BI dan punya pengalaman sebagai Deputi Gubernur Senior, sehingga risiko perubahan kebijakan secara mendadak dipersepsikan akan lebih rendah.
Dengan kata lain, pasar merespons positif aset rupiah hari ini lantaran pergantian Gubernur BI tak otomatis berarti adanya pergantian rezim kebijakan moneter.
































