Logo Bloomberg Technoz

“Ujung-ujungnya mengarah ke bad debt (kredit macet) bahkan terburuk bisa ke bankruptcy (kebangkrutan),” ungkap Bambang saat dihubungi, Kamis (18/6/2026).

Bambang menambahkan dengan adanya ancaman ini, developer akan memilih menahan ekspansi dan melakukan aksi menunggu (wait and see) melihat kondisi ekonomi ke depannya.

“Sektor properti merupakan sektor yang sensitif terhadap kenaikan suku bunga dan tentu yang paling berpengaruh adalah permintaan konsumen khususnya di segmen menengah yang langsung terkena dampak kenaikan bunga, sementara segmen bawah relatif ada minat karena KPR-nya di subsidi asalkan daya beli mereka juga tetap terjaga,” terang Bambang.

(roy)

No more pages