Untung-Buntung Suku Bunga Acuan di Level Tinggi
Mis Fransiska Dewi
18 June 2026 09:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ekonom berpandangan level suku bunga acuan atau BI Rate yang tinggi oleh Bank Indonesia (BI) memiliki manfaat dan risiko yang perlu dilihat secara seimbang.
Diketahui, bank sentral telah menaikkan BI Rate secara kumulatif sebesar 75 basis poin (bps), masing-masing pada RDG pada Mei 2026 sebesar 50 bps dan RDG Mingguan pada 9 Juni 2026 sebesar 25 bps.
Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengungkapkan manfaat utama kenaikan BI rate adalah menjaga stabilitas rupiah. Ketika rupiah melemah terlalu cepat, BI perlu memberi sinyal tegas bahwa stabilitas nilai tukar menjadi prioritas.
Suku bunga yang lebih tinggi, kata dia, membuat aset rupiah lebih menarik, membantu menahan arus keluar dana asing, dan memberi insentif bagi investor untuk kembali masuk ke instrumen rupiah seperti Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).
“Dalam kondisi rupiah sempat mendekati atau menembus level psikologis penting, respons cepat BI dapat mencegah tekanan pasar berkembang menjadi kepanikan yang lebih luas,” kata Josua ketika dihubungi, Kamis (18/6/2026).






























