Pemerintah Serap Rp9,45 Triliun dari Lelang Sukuk
Redaksi
18 June 2026 08:05

Bloomberg Technoz, Jakarta - Permintaan dalam Lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) alias sukuk kemarin (17/6/2026) terlihat mendingin.
Melansir data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, total penawaran dalam lelang sukuk turun cukup tajam 26,51%, sekitar Rp6,9 triliun, menjadi Rp19,14 triliun, dari lelang sebelumnya (2/6), sebesar Rp26,05 triliun.
Berdasarkan data lelang, pelemahan ini tak terjadi secara merata, tapi paling terasa pada seri tenor menengah hingga panjang. Misalnya, penawaran pada PBS038 (tenor 23 tahun), merosot lebih dari 86%, dibandingkan lelang sebelumnya.
Begitu juga dengan permintaan pada seri PBS040 (tenor 4 tahun) juga turun sekitar 58%, sementara PBS034 (tenor 13 tahun) terkoreksi lebih dari 32%. Kondisi ini menunjukkan investor mulai lebih berhati-hati dalam menempatkan dana pada instrumen berjangka panjang.
Sementara, permintaan investor pada instrumen syariah tenor pendek relatif masih bertahan. Di seri seperti Surat Perbendaharaan Negara Syarian (SPNS) tenor pendek (jatuh tempo pada 16/12/2026), naik 9,58% menjadi Rp2,97 triliun dari lelang sebelumnya Rp2,71 triliun. Begitu juga seri SPNS tenor 1 tahun (jatuh tempo pada 1/3/2026), naik tipis 1,58% menjadi Rp5,42 triliun, dari sebelumnya Rp5,34 triliun.






























