Harga beras juga menunjukkan tren meningkat pada seluruh kategori. Beras kualitas bawah I naik 3,41% menjadi Rp15.150 per kilogram dan beras kualitas bawah II naik 3,45% menjadi Rp15.000 per kilogram.
Pada kategori medium, beras kualitas medium I naik 1,23% menjadi Rp16.450 per kilogram, sedangkan beras kualitas medium II naik 2,18% menjadi Rp16.400 per kilogram.
Sementara itu, beras kualitas super I naik 1,14% menjadi Rp17.700 per kilogram dan beras kualitas super II meningkat 2,06% menjadi Rp17.350 per kilogram.
Dari kelompok protein hewani, harga daging ayam ras segar melonjak 23,69% atau Rp8.850 menjadi Rp46.200 per kilogram. Harga telur ayam ras segar juga mengalami kenaikan sebesar 9,77% atau Rp2.950 menjadi Rp33.150 per kilogram.
Di tengah kenaikan berbagai komoditas, harga daging sapi justru mengalami penurunan.
Daging sapi kualitas I turun 5,65% atau Rp8.400 menjadi Rp140.150 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas II turun 4,29% atau Rp6.000 menjadi Rp133.750 per kilogram.
Gula pasir kualitas premium naik 9,38% atau Rp1.900 menjadi Rp22.150 per kilogram, sementara gula pasir lokal meningkat 5,50% atau Rp1.050 menjadi Rp20.150 per kilogram.
Pada kelompok minyak goreng, terjadi pergerakan harga yang bervariasi. Minyak goreng curah turun 3,16% atau Rp650 menjadi Rp19.950 per kilogram.
Sebaliknya, minyak goreng kemasan bermerek I naik 4,35% atau Rp1.050 menjadi Rp25.200 per kilogram dan minyak goreng kemasan bermerek II meningkat 2,58% atau Rp600 menjadi Rp23.850 per kilogram.
(mef/naw)






























