Logo Bloomberg Technoz

Telaah Konsumsi Pertamax Green 95 Jelang Mandatori E5 Bulan Depan

Azura Yumna Ramadani Purnama
14 June 2026 10:45

Salah satu SPBU Pertamina yang menjual Pertamax Green 95 di daerah Tigaraksa, Kabupaten Tangerang./Bloomberg Technoz-Wike D. Herlinda
Salah satu SPBU Pertamina yang menjual Pertamax Green 95 di daerah Tigaraksa, Kabupaten Tangerang./Bloomberg Technoz-Wike D. Herlinda

Bloomberg Technoz, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber daya Mineral (ESDM) mencatat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dengan campuran bioetanol 5% atau E5 di SPBU PT Pertamina (Persero) hingga Maret 2026 telah mencapai 7.572 kiloliter (kl).

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, sepanjang Januari—Maret 2026 telah terdapat 379 kl bioetanol yang dimanfaatkan Pertamina.

Hingga kini, Ditjen EBTKE mencatat sudah terdapat 179 SPBU milik PT Pertamina Patra Niaga (PPN) yang menjual Pertamax Green 95.


Adapun, kebutuhan bioetanol untuk Pertamax Green 95 seluruhnya dipasok dari pabrik  bioetanol PT Energi Agro Nusantara (Enero).

Salah satu SPBU Pertamina yang menjual Pertamax Green 95 di daerah Tigaraksa, Kabupaten Tangerang./Bloomberg Technoz-Wike D. Herlinda

Lebih lanjut, pada awal Pertamax Green 95 diluncurkan pada 2023, baru terdapat 17 gerai SPBU yang menjual produk tersebut. Kala itu, 812,3 kl Pertamax Green 95 terjual dan memanfaatkan 80 kl bioetanol.