Logo Bloomberg Technoz

PE CPO Capai Rp22 T Semester I-2026, Serapan ke Biodiesel Rp17 T

Sabrina Mulia Rhamadanty
29 July 2026 09:20

Tandan buah segar./Bloomberg-Ferley Ospina
Tandan buah segar./Bloomberg-Ferley Ospina

Bloomberg Technoz, Jakarta – Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mengumumkan telah mengantongi dana pungutan ekspor (PE) minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) senilai Rp22,7 triliun pada semester I-2026 atau pada periode Januari—Juni tahun berjalan.

"PE sampai semester I-2026 lebih tinggi dari PE periode yang sama 2025. Penerimaan PE semester I-2026 sudah Rp22,7 triliun," ujar Direktur Utama BPDP Eddy Abdurrachman saat dihubungi, Rabu (29/7/2026).

Adapun, dari total PE CPO yang didapatkan, Eddy mengatakan pihaknya telah menyalurkan Rp17 triliun untuk program mandatori biodiesel pada periode yang sama.


“Sampai dengan semester pertama tahun ini, insentif biodiesel sudah tersalur sekitar Rp17 triliun,” tambahnya. 

Seorang pekerja mengisi bahan bakar kendaraan selama uji jalan biodiesel berbahan dasar sawit 40% di Cirebon, Jawa Barat, Indonesia./Bloomberg-Dimas A

Eddy juga menegaskan ketersediaan likuiditas dalam posisi yang sangat mencukupi untuk menjamin seluruh program prioritas pemerintah berbasis komoditas sawit, tidak hanya untuk implementasi B50, tetapi juga alokasi harga khusus biodiesel bagi nelayan.