Logo Bloomberg Technoz

World Bank Ingatkan Pentingnya Peningkatan Pendapatan Negara

Redaksi
13 June 2026 17:15

Kantor pusat World Bank Group saat pertemuan musim semi Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia di Washington, DC, AS (Samuel Corum/Bloomberg)
Kantor pusat World Bank Group saat pertemuan musim semi Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia di Washington, DC, AS (Samuel Corum/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - World Bank dalam laporannya Managing Risks, Unlocking Productivity mengingatkan pentingnya peningkatan penerimaan negara dalam upaya pemerintah dalam upaya memperkuat perekonomian.

“Dengan rasio penerimaan pemerintah umum yang hanya mencapai 14,6% terhadap produk domestik bruto pada 2024, Indonesia masih berada di antara negara berpendapatan menengah atas dengan tingkat penerimaan terendah,” kata World Bank dalam laporannya, dikutip Sabtu (13/6/2026).

Dalam laporannya tersebut, World Bank menyebut penguatan penerimaan negara memerlukan kombinasi reformasi kebijakan dan administrasi perpajakan yang seimbang.


Dari sisi kebijakan, prioritas utama mencakup peninjauan dan rasionalisasi berbagai insentif perpajakan secara sistematis untuk memperluas basis pajak, mengurangi distorsi ekonomi, dan meningkatkan keadilan.

“Reformasi terhadap rezim pajak penghasilan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah serta penyesuaian ambang batas pendaftaran pajak pertambahan nilai juga dinilai dapat mendorong formalisasi usaha dan transisi menuju sistem perpajakan umum, sekaligus membatasi peluang arbitrase,” kata World Bank.