Logo Bloomberg Technoz

Sementara itu, dari sisi administrasi, peningkatan kepatuhan berbasis risiko melalui pemanfaatan data pihak ketiga, penerapan e-invoicing, dan penggunaan analitik data, yang didukung modernisasi teknologi informasi serta penguatan proses pemeriksaan dan penyelesaian sengketa pajak, akan menjadi faktor penting dalam meningkatkan tingkat kepatuhan dan penerimaan negara.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan realisasi penerimaan pajak hingga Mei 2026 telah mencapai Rp834,4 triliun, meningkat 22,1% jika dibandingkan dengan penerimaan pajak pada tahun lalu di periode yang sama sebesar Rp683,3 triliun. 

Purbaya mengatakan, realisasi penerimaan pajak hingga akhir Mei ini sudah setara 35,4% dari target APBN 2026 sebesar Rp2.357,7 triliun. 

Sementara itu, penerimaan negara yang berasal dari bea dan cukai mencatatkan kenaikan sebesar 0,6% secara year-on-year  (yoy) menjadi sebesar Rp100,6 triliun. Artinya pendapatan dari sektor ini bekontribusi sebesar 29,9% terhadap APBN.

(ell)

No more pages