Hanya 9 Saham LQ45 yang Menguat Tahun Ini
Muhammad Julian Fadli
28 July 2026 15:50

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pasar saham Indonesia masih mengalami tekanan. Indeks yang berisikan saham-saham paling likuid, LQ45, terpeleset amat dalam mencapai 27,85% sejak awal tahun atau year–to–date (ytd).
Pelemahan ini terjadi seiring dengan derasnya arus keluar dana asing (net sell), tensi tinggi geopolitik di Timur Tengah antara Amerika Serikat (AS) dan Israel vs Iran, serta pelemahan nilai tukar rupiah.
Berdasarkan data Bloomberg, Selasa (28/7/2026), hanya ada sembilan saham konstituen LQ45 yang masih memberikan return positif sejak awal tahun. Hingga perdagangan Sesi II siang hari ini, saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) mencatatkan kenaikan tertinggi, dengan penguatan 43,79%.
Disusul oleh PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) yang menguat 35,42% year–to–date. Kemudian saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) juga masih menunjukkan performa positif dengan kenaikan 24,42%, diikuti oleh PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) yang melesat 18,48% dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang tumbuh 16,35% year–to–date.
Disusul oleh saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) yang mencatatkan penguatan 15,95%, baru kemudian PT Bukit Asam Tbk (PTBA) yang berhasil menguat 6,48%, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) yang terapresiasi 5,91%, dan disusul PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) yang masih menguat 3,41% year–to–date.

































