Logo Bloomberg Technoz

Pertamax Naik, Bahlil Janji Tahan Harga Pertalite hingga LPG 3 Kg

Azura Yumna Ramadani Purnama
10 June 2026 18:10

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengecek laporan akibat isi Pertalite di SPBU Pertamina, Malang, Jawa Timur, Rabu (29/10/2025). (Dok. Kementerian ESDM).
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengecek laporan akibat isi Pertalite di SPBU Pertamina, Malang, Jawa Timur, Rabu (29/10/2025). (Dok. Kementerian ESDM).

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan gas alam cair atau liquified petroleum gas (LPG) 3 kilogram (Kg) tidak mengalami penyesuaian.

Hal tersebut diungkapkan ketika harga bensin RON 92 nonsubsidi atau Pertamax mengalami kenaikan harga sekitar 32,1% dari Rp12.300/liter menjadi Rp16.250/liter per hari ini.

“Saya pikir itu untuk BBM subsidi dan LPG subsidi tidak ada kenaikan, itu perintah Bapak Presiden,” kata Bahlil dalam Munas HIPMI XVIII di Bandar Lampung, ditayangkan secara daring, Rabu (10/6/2026).


Sebelumnya, Bahlil juga sempat memastikan harga BBM bersubsidi Pertalite dan Solar, serta LPG 3 Kg tidak mengalami kenaikan harga pada tahun ini.

Dia menyatakan meskipun harga patokan minyak mentah Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) berada di level US$100 per barel, namun komoditas migas bersubsidi tersebut bakal tetap ditahan harganya oleh pemerintah.