Logo Bloomberg Technoz

Di sisi lain, Bebin mengakui kenaikan harga bahan bakar akan semakin berpengaruh pada terganggunya kinerja otomotif tahun ini. 

“Jelas industri otomotif terganggu dan akan semakin parah, karena sebagian besar volume penjualan masih bergantung pada kendaraan jenis ICE,” tambahnya. 

Sebelumnya, pemerintah memutuskan untuk menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi mulai Rabu, 10 Juni 2026.

Berdasarkan situs PT Pertamina Patra Niaga, Pertamina resmi menaikkan harga BBM Pertamax (RON 92) menjadi Rp 16.250 per liter mulai Rabu, 10 Juni 2026 untuk daerah DKI Jakarta dan sekitarnya. 

Harga BBM Pertamax ini naik Rp 3.950 per liter dari sebelumnya ditetapkan Rp 12.300 per liter pada 1 Juni 2026.

Adapun harga BBM non subsidi lainnya sudah mengalami kenaikan harga sejak 18 April 2026 lalu, harga BBM Pertamax masih belum mengalami penyesuaian harga.

Sementara harga BBM Pertamax Green (setara RON 95) kini juga dibanderol Rp17.000 per liter, naik dari sebelumnya Rp12.900 per liter.

Adapun untuk harga Pertamax Turbo tetap dibanderol Rp20.750 per liter, tidak berubah, masih sama berlaku sejak 1 Juni 2026.

Untuk BBM Pertamax di Pertashop dibanderol Rp16.150 per liter. Sedangkan untuk BBM Solar non subsidi tidak mengalami perubahan, seperti Pertamina Dex dibanderol Rp24.800 per liter, Dexlite Rp23.000, sama seperti berlaku sejak 1 Juni 2026.

Sedangkan untuk BBM bersubsidi seperti Pertalite (RON 90) dan Solar bersubsidi masih tetap atau tidak mengalami perubahan, masing-masing dibanderol Rp10.000 dan Rp6.800 per liter.

(ain)

No more pages