Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Menguat Usai BI Beri Kejutan, Berapa Lama Bisa Bertahan?

Redaksi
09 June 2026 14:37

BI Rate Naik 25 Bps Menjadi 5,50% pada Selasa (9/6/2026) (Diolah dari Berbagai Sumber)
BI Rate Naik 25 Bps Menjadi 5,50% pada Selasa (9/6/2026) (Diolah dari Berbagai Sumber)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) kembali menaikkan BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,5% pada Selasa (9/6/2026), di tengah tekanan besar terhadap nilai tukar rupiah yang terjadi sepanjang kuartal bulan ini. 

Dalam keterangannya, BI mengakui bahwa perkembangan nilai tukar rupiah sejak Rapat Dewan Gubernur (RDG) Mei menunjukkan pelemahan yang lebih dalam dari proyeksi. Tekanan tersebut berasal dari kombinasi faktor global dan domestik. 

Konflik yang terus berlanjut di Timur Tengah semakin meningkatkan ketidakpastian pasar keuangan. Pada saat yang sama, permintaan dolar AS di dalam negeri tetap tinggi, sementara investor asing justru menarik dananya dari pasar keuangan RI. 


Keputusan BI mengerek suku bunga hari ini dapat dibaca sebagai sinyal bahwa pertahanan terhadap rupiah sepertinya memasuki fase yang lebih menantang. Sebab, kondisi saat ini berbeda dari situasi krisis seperti tahun 1998 maupun 2008. Fundamental ekonomi Indonesia masih relatif terjaga, bahkan pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 menembus 5,61%, melampaui ekspektasi pasar. 

Dalam beberapa bulan terakhir, upaya BI dalam meredam volatilitas rupiah sebenarnya telah menelan biaya yang cukup mahal. Sepanjang 2026, cadangan devisa tergerus sebanyak US$11,57 miliar untuk menahan pelemahan rupiah dan tersisa US$144,9 miliar per akhir Mei.