Logo Bloomberg Technoz

Sesi I

Penyebab IHSG Melemah Siang Ini

Muhammad Julian Fadli
08 June 2026 13:31

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Sesi I di zona merah dengan kehilangan 160,45 poin (2,87%) di posisi 5.434 pada Senin (8/6/2026). Salah satunya tersengat sentimen data laporan cadangan devisa per Mei 2026 yang mengalami penyusutan hingga menyentuh US$144,9 miliar.

Indeks LQ45 juga ikut melemah, dengan tertekan 15,42 poin (2,77%) di 542,31. Sementara nilai tukar rupiah terus menerus mengalami depresiasi mencapai 0,89% di posisi Rp18.180/US$ pada pukul 13:10 WIB.

IHSG Penutupan Sesi I pada Senin 8 Juni 2026 (Bloomberg)

Berdasarkan Bursa Efek Indonesia (BEI), data perdagangan saham menunjukkan total transaksi sepanjang hari ini Rp12,92 triliun, dari sejumlah 20,24 miliar saham yang ditransaksikan. Dengan frekuensi yang terjadi sebanyak 1,37 juta kali diperjualbelikan.


Sepanjang perdagangan pagi hingga siang hari IHSG amat berfluktuasi dengan rentang pergerakan pada terjadi pada level 5.523 sampai dengan terlemahnya 5.346.

Tercatat ada pelemahan di 646 saham dan sebanyak 88 saham terjadi penguatan. Sisanya 79 saham stagnan.