Prasetyo juga mengungkap alasan Prabowo kemudian memilih mantan wakil ketua tim kampanyenya pada Pemilu 2019 tersebut menjadi pimpinan utama BGN.
Kata dia, Nanik telah menjalani tugas sebagai wakil kepala BGN selama beberapa bulan terakhir. Harapannya, Nanik sudah memahami sebagian besar dinamika kerja BGN dan pelaksanaan program MBG -- dibandingkan jika menunjuk nama baru dari luar organisasi.
Selain itu, menurut Prasetyo, Nanik adalah pimpinan BGN yang terkenal sangat tegas dan tanpa kompromi dalam penegakkan SOP pelaksanaan program MBG. Selama beberapa bulan, Nanik diklaim mampu memastikan sejumlah SPPG menjalankan manajemen dan SOP dengan disiplin. Hal ini membuat produk MBG yang diberikan ke penerima manfaat jauh lebih baik.
(dhf)
No more pages


























