BGN juga meminta seluruh mitra pelaksana, yayasan, pengelola SPPG, pemasok, serta masyarakat agar hanya merujuk pada informasi yang disampaikan melalui kanal resmi lembaga. Langkah itu dinilai penting untuk mencegah kesalahpahaman yang berpotensi mengganggu pelaksanaan program di lapangan.
"Apabila terdapat kendala di lapangan, kami meminta seluruh mitra berkoordinasi melalui jalur resmi. Jangan menjadikan informasi yang tidak berasal dari sumber resmi sebagai dasar pengambilan keputusan operasional," ujar Nanik.
Ia menambahkan koordinasi antara BGN, mitra pelaksana, dan berbagai pemangku kepentingan terus dilakukan untuk memastikan distribusi makanan bergizi kepada penerima manfaat berjalan lancar. "Fokus kami saat ini adalah menjaga keberlangsungan layanan MBG dan memastikan seluruh penerima manfaat tetap mendapatkan haknya," kata Nanik.
(dec)



























