Pertama, kata dia, Nanik telah menjalani tugas sebagai wakil kepala BGN selama beberapa bulan terakhir. Harapannya, Nanik sudah memahami sebagian besar dinamika kerja BGN dan pelaksanaan program MBG -- dibandingkan jika menunjuk nama baru dari luar organisasi.
Kedua, menurut Prasetyo, Nanik adalah pimpinan BGN yang terkenal sangat tegas dan tanpa kompromi dalam penegakkan SOP pelaksanaan program MBG. Selama beberapa bulan, Nanik diklaim mampu memastikan sejumlah SPPG menjalankan manajemen dan SOP dengan disiplin. Hal ini membuat produk MBG yang diberikan ke penerima manfaat jauh lebih baik.
"Jadi itu beberapa dasar pertimbangan untuk kita minta ke beliau yang kemudian dibantu oleh dua wakil yang baru untuk sesegera mungkin melakukan perbaikan-perbaikan dan pembenahan-pembenahan," ujar politikus Partai Gerindra tersebut.
Pelantikan Duta Besar
Selain pimpinan BGN, Prasetyo mengatakan, Presiden Prabowo juga akan melantik atau menyerahkan surat kuasa kepada sejumlah duta besar baru Indonesia. Akan tetapi, dia masih enggan membeberkan berapa dan duta besar mana saja yang akan memulai tugasnya Senin depan.
"Untuk efektivitas kita rencanakan di hari yang sama," kata dia.
(dov/frg)























