Logo Bloomberg Technoz

“Kemudian peningkatan nilai impor hasil minyak sebesar 87,76% dengan negara asal impornya itu Malaysia, Singapura, dan Mesir,” ujar Pudji.

Di sisi lain, Pudji mencatat impor komoditas minyak dan gas (migas) Indonesia pada April 2026 mencapai US$4,6 miliar atau naik 82,52% secara tahunan (year-on-year).

Sementara secara kumulatif, sepanjang Januari hingga April 2026 impor migas Indonesia tercatat sebesar US$12,93 miliar atau naik 17,58% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu sebesar US$11 miliar.

“Nilai impor migas sebesar US$4,60 miliar atau meningkat 82,52% secara tahunan,” ujar Pudji.

Secara umum, BPS mencatat impor Indonesia pada sepanjang April 2026 meningkat sebesar 22,49% apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya ke angka US$25,21 miliar.

Impor migas tercatat naik sebesar 82,52% pada periode ini menjadi sebesar US$4,60 miliar. Sementara itu, untuk impor non-migas terjadi kenaikan sebesar 14,11% menjadi US$20,62 miliar pada April 2026, naik apabila dibandingkan dengan April 2025 sebesar US$18,07 miliar.

“Peningkatan nilai impor secara tahunan ini didorong oleh peningkatan impor non-migas dengan andil peningkatan sebesar 12,39%,” kata Pudji.

Meningkatnya impor minyak mentah dari kawasan Afrika Barat dan Brasil tersebut sejalan dengan pengadaan crude yang dilakukan PT Pertamina (Persero) akhir April lalu.

Kala itu, Pertamina dikabarkan telah membeli minyak dari kawasan Afrika Barat dan Brasil untuk periode pengiriman Mei hingga Juni.

Berdasarkan informasi dari para trader yang mengetahui hal  ini, perusahaan migas pelat merah itu juga tengah menjalankan tender lain demi mencari barel-barel untuk periode pengiriman Juli.

Menurut pantauan Bloomberg, Pertamina membeli masing-masing satu kargo minyak mentah Kole dari Kamerun, Rabi Light dari Gabon, dan Mero dari Brasil.

Sekadar catatan, volume tipikal dari pembelian masing-masing jenis minyak mentah dari Afrika Barat adalah sekitar ~950.000 barel. Namun, informasi ihwal volume pembelian untuk minyak Mero masih belum tersedia.

(azr/ros)

No more pages