Logo Bloomberg Technoz

Kantor berita Yonhap News Agency sebelumnya melaporkan bahwa otoritas pemadam kebakaran menerima sekitar 30 panggilan darurat pada pukul 10.59 waktu setempat terkait suara ledakan keras dan kepulan asap tebal di fasilitas tersebut. Polisi dan petugas pemadam menduga insiden itu berkaitan dengan material propelan dan akan menyelidiki penyebabnya setelah api sepenuhnya dipadamkan.

Hanwha Aerospace merupakan kontraktor pertahanan terbesar di Korea Selatan dan tengah mempercepat produksi di dalam negeri serta memperluas fasilitas manufaktur di Eropa dan Amerika Serikat untuk memenuhi lonjakan permintaan amunisi, rudal, dan sistem persenjataan lainnya.

Kecelakaan itu terjadi pada hari yang sama ketika produsen chip SK Hynix mengevakuasi sekitar 3.600 pekerja dari kompleks semikonduktor mereka di Cheongju akibat kebakaran dan kebocoran gas beracun. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut dan tidak ada indikasi gangguan produksi, menurut laporan Yonhap lainnya.

Rangkaian insiden tersebut diperkirakan akan kembali memicu sorotan terhadap standar keselamatan industri di sejumlah fasilitas manufaktur terbesar Korea Selatan. Juru bicara SK Hynix belum memberikan komentar lebih lanjut.

Saham Hanwha Aerospace sempat merosot hingga 4,9% ke level terendah sejak Februari setelah insiden terjadi, sebelum memangkas penurunan dan diperdagangkan melemah sekitar 3%.

(bbn)

No more pages