Menurut pernyataan itu, subsidi tersebut akan menggantikan sekaligus menyamai nilai pembebasan pajak PIS dan Cofins sebesar 0,35 real untuk solar.
Untuk gas minyak cair (LPG), subsidi bagi produsen dan importir diperpanjang hingga 31 Juli, sementara alokasi dana federal untuk pembayaran subsidi ditingkatkan menjadi 660 juta real dari sebelumnya 330 juta real.
Kebijakan ini memungkinkan pemberian subsidi setara 11 real untuk setiap tabung gas elpiji 13 kilogram yang dijual selama periode tersebut.
Dalam dekret terpisah, pemerintah juga memperpanjang pembebasan pajak PIS/Cofins untuk avtur serta biodiesel yang digunakan dalam pencampuran wajib dengan solar hingga 31 Juli.
"Harga bahan bakar sudah mulai turun, tetapi kami percaya perlu terus mengambil tindakan selama masih ada ketidakpastian di pasar internasional," kata Menteri Perencanaan Bruno Moretti dalam pernyataan yang dirilis Sabtu.
Pernyataan pemerintah pada Sabtu tidak memberikan estimasi terbaru mengenai biaya perpanjangan kebijakan tersebut. Pada April, saat langkah-langkah awal diumumkan, Menteri Keuangan Dario Durigan mengatakan dampak fiskalnya akan mencapai 10 miliar real.
Saat itu ia mengatakan bahwa sebagian besar biaya tersebut akan ditutupi oleh pajak ekspor minyak dan pendapatan terkait lainnya, sehingga pemerintah tetap dapat memenuhi target anggaran tahun 2026.
"Kami tetap berkomitmen pada netralitas fiskal dan memperkuat upaya tim pengawas dalam penggunaan sumber daya publik," kata Durigan dalam pernyataan Sabtu.
(bbn)





























