Logo Bloomberg Technoz

Perang Iran Dongkrak Proyek Kereta Kazakhstan Jalur China-UE

News
26 May 2026 15:00

Situasi panas di kawasan Asia Barat dengan silih perganti rudal ditembakkan oleh Iran dan Israel-Amerika. dok: Bloomberg
Situasi panas di kawasan Asia Barat dengan silih perganti rudal ditembakkan oleh Iran dan Israel-Amerika. dok: Bloomberg

Nariman Gizitdinov - Bloomberg News

Bloomberg, Operator kereta api nasional Kazakhstan tengah gencar memperluas jaringan rel dan infrastrukturnya. Langkah ini diambil guna memenuhi lonjakan permintaan pengiriman barang antara China dan Eropa, seiring bergesernya arus perdagangan global akibat berkecamuknya perang Iran.

CEO Kazakhstan Temir Zholy (KTZ) Talgat Aldybergenov mengungkapkan bahwa situasi panas di sekitar Selat Hormuz serta eskalasi militer di Timur Tengah telah memicu lonjakan volume logistik di jalur darat. "Para klien dari China kini jauh lebih tertarik menggunakan pengiriman jalur darat dibandingkan jalur laut karena faktor keandalan dan waktu pengiriman yang lebih dapat diprediksi," ujar Aldybergenov dalam sebuah wawancara pekan lalu.


Perubahan rute perdagangan ini semakin menegaskan pentingnya koridor transit yang disebut Middle Corridor (Koridor Tengah), sebuah rute kereta api Trans-Kaspia yang menghubungkan langsung China dan Eropa. Jalur rel sepanjang lebih dari 4.250 kilometer ini melintasi beberapa negara seperti Azerbaijan, Georgia, dan Turki, dengan wilayah Kazakhstan sebagai pemilik bentangan jalur terpanjang.

Peran rute ini dalam peta pengiriman global sebenarnya sudah mulai meningkat sejak Rusia mengirimkan pasukannya ke Ukraina pada tahun 2022. Konflik tersebut membuat banyak pelaku usaha menghindari jalur kereta yang melintasi Rusia. Menurut lembaga investasi asal Inggris, Abrdn Investments Ltd, volume kargo yang melewati Koridor Tengah bahkan telah melonjak hingga sekitar sepuluh kali lipat sejak saat itu.

Rute transportasi internasional trans-Kaspia menghubungkan China dengan Eropa melalui jalur kereta api dan feri. (Sumber: Bloomberg)