Sinyal Damai AS-Iran Cetak Rekor Baru Bursa Saham Global
News
26 May 2026 05:00

Robert Brand - Bloomberg News
Bloomberg, Bursa saham global melonjak hingga mencetak rekor tertinggi sepanjang masa, sementara harga minyak mentah dunia merosot tajam pada perdagangan awal pekan ini. Pergerakan pasar dipicu oleh sinyal kuat dari para pejabat bahwa Amerika Serikat (AS) kian dekat menuju kesepakatan dengan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dan memulihkan pasokan minyak mentah. Di sisi lain, dolar AS terpantau melemah.
Kontrak berjangka indeks S&P 500 naik 1%, sementara Nasdaq 100 melonjak 1,4%. Di sisi lain, pasar spot keuangan AS tutup pada hari Senin (25/5) karena peringatan Memorial Day. Dolar AS juga melemah terhadap seluruh mata uang utama negara-negara G-10.
Indeks Dunia MSCI All Country—tolok ukur terluas untuk ekuitas global—tercatat naik 0,5% ke level penutupan tertinggi sepanjang sejarah. Di Eropa, indeks Stoxx 600 menguat selama enam sesi berturut-turut dan ditutup pada level tertinggi sejak perang Iran. Volume perdagangan terpantau cenderung sepi karena sejumlah pasar utama seperti Inggris, Swiss, Norwegia, dan Denmark sedang tutup libur nasional.
Harga minyak mentah WTI turun lebih dari 6% ke kisaran US$90 per barel di tengah optimisme bahwa kesepakatan akan membantu memulihkan arus minyak melalui jalur penting di Timur Tengah tersebut. Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Senin bahwa negosiasi dengan Iran “berjalan dengan baik.” Sementara itu, delegasi Iran melakukan perjalanan ke Doha untuk berkonsultasi dengan pejabat senior Qatar terkait pembicaraan tersebut, termasuk diskusi mengenai pencairan dana Iran yang dibekukan.




























