Di tengah situasi pasar yang volatil, dia mengatakan, investor tidak cukup hanya reaktif terhadap pergerakan harga. Namun, kata dia, investor mesti memiliki pemahaman yang lebih luas dengan perspektif jangka panjang.
“Saat ini valuasi IHSG ada di P/E 10, tetapi ketika kita take out saham konglomerasi P/E kita ada di 7, dekat di P/E 6 ketika ada krisis 2008,” kata dia.
“Di mana market kita upside ke depannya luar biasa bagus,” tuturnya.
Mengusung tema “The Navigator: Finding Opportunities in a Turbulent Market”, konferensi ini dirancang untuk membantu investor menavigasi volatilitas pasar dengan strategi yang lebih terarah, perspektif yang lebih luas, serta pendekatan investasi yang lebih disiplin.
Acara ini berlangsung dalam format konferensi investasi intensif berdurasi lebih dari 10 jam, yang menggabungkan berbagai sesi strategis, mulai dari market outlook, stock picking strategy, hingga diskusi mendalam mengenai sektor dan peluang investasi ke depan
Acara ini juga menghadirkan 17 influencer dan market practitioners yang akan berbagi perspektif serta pengalaman langsung dalam menghadapi kondisi pasar saat ini.
Dalam sesi presentasi, sejumlah market practitioners terkemuka hadir membagikan insight, antara lain Kartika Sutandi, Bernad88, Michael Yeoh, Andry Hakim, David Noah, Helen Felicia, Gema Goeyardi, dan Ellen May.
Sementara itu, sesi talkshow menghadirkan diskusi lintas perspektif bersama Alexander Rahardjo, Ken Handerson, Andhika Diskartes, Rita Effendy, Vonny, Jessica Wijaya, Jess No Limit, dan Kevin Hendrawan.
Stock Idea Festival 2026 menjadi bagian dari komitmen Sucor Sekuritas dalam mendorong literasi dan kualitas investor di Indonesia, sekaligus memperkuat ekosistem investasi yang lebih matang dan berkelanjutan.
(naw/tim)























