AMMAN Gelar Lomba Jurnalistik Cerita Sasambo 2026

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) menggelar kompetisi jurnalistik nasional bertajuk Cerita Sasambo 2026 sebagai bentuk apresiasi terhadap insan pers yang selama ini berperan menghadirkan karya jurnalistik berkualitas. Kompetisi tersebut berlangsung mulai 6 Juli hingga 4 September 2026 dan terbuka bagi jurnalis serta media nasional.
Ajang ini menjadi salah satu upaya AMMAN untuk mendorong lahirnya karya jurnalistik yang mampu memperkaya pemahaman masyarakat mengenai industri pertambangan. Perusahaan menilai media memiliki kontribusi penting dalam menyampaikan informasi yang akurat, mendalam, dan memberikan nilai tambah bagi publik.
Sebagai salah satu perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar di Indonesia, AMMAN memandang industri pertambangan tidak hanya berkaitan dengan aktivitas operasional. Di dalamnya juga terdapat berbagai aspek lain seperti inovasi teknologi, praktik pertambangan berkelanjutan, hingga kontribusi terhadap pembangunan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.
Melalui kompetisi ini, perusahaan ingin membuka ruang bagi para jurnalis untuk mengeksplorasi beragam perspektif mengenai transformasi industri pertambangan Indonesia. Karya yang dihasilkan diharapkan mampu memperluas wawasan masyarakat mengenai perkembangan sektor pertambangan secara lebih komprehensif.
Vice President Corporate Communications AMMAN, Kartika Octaviana, mengatakan bahwa kompetisi Cerita Sasambo menjadi wadah bagi insan pers untuk menghasilkan karya jurnalistik yang mendalam sekaligus mengangkat berbagai kisah inspiratif dari daerah.
“Cerita Sasambo terinspirasi dari nama tiga suku utama di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), yaitu Sasak, Samawa, dan Mbojo. Kami berharap ajang ini dapat mendorong lahirnya karya-karya jurnalistik yang mengangkat dinamika industri pertambangan dari tanah NTB untuk masyarakat luas di Indonesia. Kami meyakini bahwa jurnalisme yang berkualitas dapat membantu memperluas wawasan publik melalui informasi yang akurat dan mendalam” jelas Kartika.
Nama Cerita Sasambo dipilih sebagai representasi kekayaan budaya Nusa Tenggara Barat. Melalui nama tersebut, AMMAN ingin memperkenalkan berbagai cerita mengenai perkembangan industri pertambangan sekaligus potensi daerah kepada masyarakat Indonesia.
Kompetisi ini juga diharapkan menjadi media untuk memperluas diskusi mengenai praktik pertambangan yang bertanggung jawab. Selain itu, ajang ini memberikan kesempatan kepada jurnalis untuk menyampaikan berbagai sudut pandang mengenai dampak industri terhadap pembangunan daerah.
Dua Kategori dan Tema Kompetisi
Kompetisi Cerita Sasambo 2026 terbuka bagi jurnalis dari media nasional dengan dua kategori utama yang dapat diikuti sesuai jenis karya yang dipublikasikan.
Kategori pertama adalah Media Online dan Cetak. Pada kategori ini peserta dapat mengirimkan karya berupa feature, laporan mendalam atau in depth, opini, maupun analisis yang telah dipublikasikan di media masing-masing.
Sementara itu, kategori kedua adalah Media Sosial yang ditujukan bagi akun resmi media. Bentuk karya berupa konten jurnalistik yang dipublikasikan melalui berbagai platform digital seperti Instagram, Facebook, TikTok, maupun YouTube.
Dalam kompetisi tersebut, peserta dapat memilih satu dari dua tema utama yang telah ditetapkan oleh penyelenggara. Tema pertama adalah Inovasi dan Teknologi dalam Operasi Pertambangan yang Bertanggung Jawab.
Tema kedua adalah Keberlanjutan dan Dampak Sosial bagi Masyarakat dan Lingkungan. Kedua tema tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya karya jurnalistik yang tidak hanya informatif, tetapi juga memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai industri pertambangan modern.
Setiap peserta diperbolehkan mengirimkan maksimal tiga karya untuk masing-masing tema. Seluruh karya harus didaftarkan dalam periode kompetisi yang berlangsung mulai 6 Juli hingga 4 September 2026.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi AMMAN di https://www.amman.co.id/ceritasasambo. Peserta diwajibkan melampirkan identitas sebagai jurnalis aktif beserta bukti publikasi karya yang diikutsertakan.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap karya jurnalistik terbaik, AMMAN menyiapkan total hadiah senilai ratusan juta rupiah bagi para pemenang. Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi jurnalis untuk terus menghasilkan karya yang berkualitas dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Penilaian kompetisi akan dilakukan oleh dewan juri yang berasal dari kalangan profesional dan praktisi jurnalistik. Kehadiran para juri diharapkan mampu memastikan proses penilaian berlangsung objektif berdasarkan kualitas karya yang dikirimkan peserta.
Dewan juri terdiri atas Budi Suwarna yang merupakan wartawan senior, Ahmad Febrian sebagai wartawan senior, serta Kartika Octaviana, Vice President Corporate Communications AMMAN.
Melalui keterlibatan para juri tersebut, setiap karya akan dinilai berdasarkan kedalaman informasi, kualitas penyajian, akurasi data, serta kemampuan jurnalis dalam mengangkat isu yang relevan dengan tema kompetisi.
AMMAN berharap Cerita Sasambo 2026 dapat melahirkan lebih banyak karya jurnalistik yang memperkaya diskusi publik mengenai perkembangan industri pertambangan Indonesia.
Selain memperluas pemahaman masyarakat mengenai inovasi, teknologi, dan keberlanjutan, kompetisi ini juga diharapkan mampu mengangkat praktik baik serta kisah inspiratif dari Nusa Tenggara Barat kepada khalayak yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Melalui kolaborasi bersama insan pers, AMMAN menilai penyebarluasan informasi yang akurat dan berimbang akan semakin memperkuat pemahaman publik mengenai kontribusi industri pertambangan terhadap pembangunan ekonomi, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat.

































