Logo Bloomberg Technoz

Universal Winner menyusul dua kapal tanker raksasa China yang melintasi rute serupa dan juga berupaya menyeberangi Selat Hormuz pada Rabu, meski belum diketahui apakah mereka berhasil keluar dari selat tersebut. 

Kapal supertanker Korea Selatan, Universal Winner (putih), terlihat mencoba melintasi Selat Hormuz. (Bloomberg)

Ocean Lily, yang mengangkut minyak mentah dari Qatar dan Irak serta menandakan pelabuhan Quanzhou di China sebagai tujuannya, berhenti menyiarkan lokasinya pada Rabu dini hari. Yuan Gui Yang, yang mengangkut minyak Irak dan menandakan Shuidong di selatan China sebagai tujuannya, telah berhenti di tempat yang sama selama beberapa jam.

Jika ketiga kapal supertanker tersebut berhasil keluar dari Selat Hormuz dengan selamat dalam beberapa jam ke depan, mereka akan menambah peningkatan aliran minyak mentah yang terlihat dalam beberapa hari terakhir melalui koridor tersebut dan menandai salah satu hari dengan lalu lintas supertanker terbesar sejak perang Timur Tengah dimulai pada akhir Februari.

Kapal Ocean Lily berbendera Hong Kong dimiliki oleh Able Best Development Ltd, yang memiliki alamat dan detail kontak yang sama di Shanghai dengan pengelola kapal, Sinochem Shipping Co Hainan, anak perusahaan dari konglomerat energi milik negara China, Sinochem Corporation. 

Yuan Gui Yang dimiliki dan dikelola oleh Cosco Shipping Energy Transportation, unit dari Cosco Shipping yang didukung Beijing.

Sinochem Shipping Co Hainan dan Cosco Shipping Energy Transportation belum menanggapi permintaan komentar yang dikirim melalui email.

(bbn)

No more pages