Logo Bloomberg Technoz

Meskipun sempat ada laporan aksi saling tembak dari kedua belah pihak selama masa gencatan senjata, serangan drone skala besar sebagian besar sempat terhenti. Namun segera setelah masa jeda tersebut usai, Ukraina dan ibu kotanya, Kyiv, langsung dihantam rentetan serangan drone dan rudal yang memicu banyak korban jiwa. Serangan drone akhir pekan ke Moskow dan wilayah sekitarnya ini diduga kuat merupakan aksi balasan dari pihak Ukraina.

Sebanyak 12 orang, sebagian besar pekerja konstruksi, dilaporkan terluka di dekat pos pemeriksaan pintu masuk kilang minyak Moskow, menurut Sobyanin. Ia menambahkan operasional kilang tersebut tidak terganggu.

Kilang yang dimiliki Gazprom Neft itu memiliki kapasitas pengolahan sekitar 245.000 barel per hari dan menjadi salah satu pemasok bahan bakar utama bagi wilayah ibu kota Rusia.

Di wilayah Moskow, sistem pertahanan udara disebut telah menangkis serangan drone skala besar sejak sekitar pukul 03.00 dini hari, kata Gubernur Andrey Vorobyov dalam sebuah unggahan. Tiga orang tewas di distrik berbeda, sementara setidaknya empat lainnya terluka dan satu orang masih terjebak di bawah reruntuhan.

Puing drone juga ditemukan di area Bandara Sheremetyevo Moskow, menurut laporan Tass yang mengutip pihak bandara.

Secara nasional, sistem pertahanan udara Rusia menembak jatuh 556 drone Ukraina dalam semalam, lapor Tass mengutip Kementerian Pertahanan Rusia. Angka tersebut menjadi salah satu yang tertinggi sejak Kremlin memulai perang pada 2022.

Sementara itu, serangan Rusia pada malam hari juga dilaporkan terjadi di wilayah Dnipropetrovsk, Kharkiv, dan Kherson di Ukraina.

(bbn)

No more pages