Logo Bloomberg Technoz

Pernyataan tegas itu mencoreng awal pertemuan yang sebelumnya berlangsung hangat dalam kunjungan pertama presiden AS aktif ke China dalam hampir satu dekade.

“Jika salah ditangani, kedua negara akan mengalami benturan atau bahkan konflik, yang akan mendorong hubungan China-AS ke situasi yang sangat berbahaya,” kata Xi dalam pertemuan pertama mereka pada Kamis di Great Hall of the People, Beijing.

Pernyataan resmi China mengenai komentar Xi soal Taiwan bahkan dirilis sebelum pertemuan kedua pemimpin selesai, menempatkan isu pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu kembali menjadi sorotan utama.

Taiwan hanya menjadi salah satu dari sejumlah isu yang membebani hubungan Washington dan Beijing dalam beberapa pekan terakhir.

China menentang rencana paket penjualan senjata AS kepada Taiwan,  wilayah demokratis yang diklaim Beijing sebagai bagian dari teritorinya, serta meminta AS menegaskan bahwa Washington tidak mendukung kemerdekaan Taiwan.

Komentar tersebut muncul setelah kedua pemimpin sebelumnya menampilkan nada optimistis pada awal pertemuan puncak yang sangat dinanti pasar global, dengan menekankan peluang kerja sama dibandingkan perbedaan.

“Kita seharusnya menjadi mitra, bukan rival,” ujar Xi dalam sambutan pembukaannya. “Kita harus saling membantu untuk sukses dan makmur bersama serta menemukan cara yang tepat bagi negara-negara besar untuk hidup berdampingan di era baru.”

Kedua pemimpin bertemu di Great Hall of the People setelah seremoni penyambutan megah dalam kunjungan pertama presiden AS aktif ke China dalam hampir 10 tahun terakhir.

Upacara itu mencakup pasukan kehormatan, prosesi resmi, serta puluhan anak-anak yang melambaikan bendera dan bersorak sebelum delegasi memasuki ruang pertemuan.

Trump memuji sambutan tersebut dan menyebut Xi sebagai “pemimpin besar.” Ia mengakui hubungan kedua negara penuh tantangan, namun tetap berharap masa depan yang “fantastis” bagi dua ekonomi terbesar dunia tersebut.

“Hubungan antara China dan AS akan menjadi lebih baik daripada sebelumnya,” kata Trump.

(bbn)

No more pages