AGI: PP Tunas Dinilai Bisa Hambat Pertumbuhan Industri Gim RI
Merinda Faradianti
14 May 2026 13:00

Bloomberg Technoz, Jakarta -Presiden Asosiasi Game Indonesia Shafiq Husein menilai regulasi PP Tunas yang membatasi anak di bawah 16 tahun mengakses media sosial berisiko tinggi, memberikan dampak bagi industri game nasional.
“Memang ada kerugian lah ya. Limitation dari pihak kita itu dengan hal ini. Walaupun tidak langsung,” kata Shafiq, dalam acara Level Up: Menciptakan Ekosistem Gim yang Sehat, yang diselenggarakan Bisnis Indonesia, dikutip Kamis (14/5/2026).
Ia menjelaskan, pihak yang paling terdampak adalah publisher game yang selama ini melokalisasi dan mendistribusikan game asing untuk pasar domestik. Beberapa nama yang disebutnya antara lain Lyto, Garena, dan Megaxus.
“Yang berdampak langsung itu pasti teman-teman game publisher. Yang memang membawa game dari luar untuk dilokalisasi di Indonesia. Mau tidak mau mereka harus ikut dengan peraturan yang ada di sini,” tambahnya.
Shafiq menilai, industri game Indonesia saat ini tengah berada dalam fase pertumbuhan cepat sebagai bagian dari ekonomi kreatif digital. Namun di saat yang sama, regulasi yang terus bertambah juga membuat pelaku industri merasa ruang geraknya makin terbatas.




























