Logo Bloomberg Technoz

Mengenai imbal hasil SRBI yang berpotensi mendorong kompetisi likuiditas dan peningkatan biaya dana, Bank pelat merah ini juga menyiapkan strategi dengan memperkuat pendanaan berbasis CASA atau Current Account Saving Account melalui optimalisasi giro payroll dan dana operasional nasabah korporasi.

Selain itu, Bank Mandiri juga akan memperkuat basis dana transaksional dan ekosistem melalui layanan cash management, cross-selling, serta kerja sama dengan institusi maupun platform digital guna menjaga likuiditas dan stabilitas pendanaan.

“Melalui langkah-langkah tersebut, likuiditas dan stabilitas pendanaan diharapkan dapat terus terjaga solid, sekaligus mendukung pertumbuhan kredit yang sehat di tengah dinamika pasar,” tutupnya.

Sebagai informasi, Pergerakan rupiah di pasar Non-Deliverable Forward (NDF) hari ini cukup defensif. Meskipun masih bertengger di level Rp17.500-an/US$, namun memiliki sedikit tenaga untuk menguat. 

Di pasar luar negeri, rupiah hari ini (14/5/2026) dibuka stagnan di posisi Rp17.513/US$, lalu bergerak menguat terbatas 0,07% ke posisi Rp17.506/US$ pada 08.30 WIB. 

(ell)

No more pages