Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Loyo Rp17.500/US$, Ketua DPR akan Panggil Bos BI & Menkeu

Dovana Hasiana
12 May 2026 14:55

Ketua DPR, Puan Maharani saat penyampaian RUU APBN 2026 pada sidang tahunan MPR di Gedung DPR/MPR, Jumat (15/8/2025). (Youtube Setpres)
Ketua DPR, Puan Maharani saat penyampaian RUU APBN 2026 pada sidang tahunan MPR di Gedung DPR/MPR, Jumat (15/8/2025). (Youtube Setpres)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Puan Maharani akan memanggil Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk meminta penjelasan terkait pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang terjadi hari ini, Selasa (12/5/2026).

Pagi hari ini, nilai tukar rupiah melemah 0,42% dan bertengger di Rp17.485/US$. Tak lama berselang, pelemahan mata uang Nusantara makin dalam 0,44% ke posisi Rp17.488/US$ pada 09.05 WIB dan menempati posisi kedua terlemah setelah Won Korea Selatan.

Bahkan pada pukul 10.10 WIB, rupiah sudah terdepresiasi 0,56% dan menyentuh level Rp17.510/US$. Mata Uang Gruda resmi mencatat posisi terlemah sepanjang sejarah di perdagangan intraday.


"Ya tentu saja kami (DPR) akan meminta kepada pemerintah dan stakeholder yang ada untuk mengantisipasi hal (pelemahan rupiah) tersebut," ujar Puan usai memimpin Sidang Paripurna di Gedung DPR RI, Selasa (12/5/2026.)

Puan menjelaskan DPR akan meminta penjelasan kepada bank sentral dan pemerintah terkait situasi ekonomi global dan ekonomi domestik saat ini. Penjelasan yang diharapkan termasuk strategi bank sentral dan pemerintah dalam mengatasi pelemahan rupiah agar bisa kembali menguat.