Logo Bloomberg Technoz

BI Catat Perlambatan Penjualan Ritel di Juni

Redaksi
11 August 2026 13:20

Pengunjung melihat produk perawatan tubuh dan kulit di salah satu ritel modern di Jakarta, Selasa (7/4/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pengunjung melihat produk perawatan tubuh dan kulit di salah satu ritel modern di Jakarta, Selasa (7/4/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia mencatat Indeks Penjualan Riil (IPR) Juni 2026 tercatat sebesar 225,0 atau  turun sebesar 3,0% secara year-on year/yoy.

Sejumlah kelompok masih mencatatkan pertumbuhan dan menjadi penopang kinerja penjualan pada periode laporan, antara lain kelompok suku cadang dan aksesori yang tumbuh 18,8%, kelompok perlengkapan rumah tangga lainnya yang tumbuh 2,8% yoy serta kelompok barang lainnya yang  tumbuh 1,1% yoy.

Sementara itu, kelompok lainnya masih mencatatkan kontraksi,seperti kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang terkontraksi 3,6% yoy serta subkelompok sandang yang terkontraksi 3,1% yoy.


Meski begitu, secara bulanan, penjualan eceran pada Juni 2026 tercatat tumbuh sebesar 0,7% secara month to month/ mtm,  lebih baik dibandingkan dengan realisasi pada bulan sebelumnya yang tercatat turun sebesar -1,5% (mtm).

“Perkembangan tersebut sejalan dengan terjaganya permintaan selama periode HBKN [Hari Besar Keagamaan Nasional] dan libur sekolah,” kata Ramdan Denny Prakoso Direktur Eksekutif  Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Selasa (11/8/2026).