Logo Bloomberg Technoz

Ekspor RI Delay Usai Smelter Freeport Down, Harga Tembaga Naik

Redaksi
11 August 2026 12:35

Batangan tembaga./dok. Bloomberg
Batangan tembaga./dok. Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga tembaga terpantau mengalami kenaikain, setelah ekspor produk tembaga Indonesia dikabarkan mengalami keterlambatan gara-gara smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) yang berlokasi di Mayar, Gresik mengalami kebocoran boiler pada akhir pekan lalu.

Logam ini diperdagangkan meningkat sebesar 0,60% menjadi US$14.160 per metrik ton di London Metal Exchange pada pukul 12.20 WIB, Selasa (11/8/2026).

Menurut sumber yang meminta anonimitas kepada Bloomberg, smelter Gresik tersebut dikabarkan akan ditutup untuk diperbaiki selama beberapa pekan ke depan.


Untuk diketahui, smelter pertama milik Freeport yakni PT Smelting ini dibangun pada 1996 bersama konsorsium Jepang dan dioperasikan oleh Mitsubishi. PT Smelting terletak di Gresik, Jawa Timur dan menjadi smelter tembaga pertama di Tanah Air.

PT Smelting disebut mampu mengolah 1.00.000 ton konsentrat tembaga menjadi 300.000 ton katoda tembaga setiap tahunnya untuk memenuhi kebutuhan produksi di dalam maupun luar negeri.