Stok Menipis, Harga Aluminium Capai Level Tertinggi dalam 7 Pekan
News
11 August 2026 13:25

Bloomberg News
Bloomberg, Harga aluminium naik selama tujuh hari berturut-turut karena memudarnya harapan akan kesepakatan cepat untuk membuka kembali Selat Hormuz memicu kekhawatiran bahwa pasokan dari Timur Tengah akan tetap terbatas dalam waktu dekat.
Harga kontrak berjangka di London naik hingga 1% ke level tertinggi sejak 23 Juni, setelah Presiden Donald Trump pada Senin mengajukan serangkaian tuntutan baru yang luas kepada Iran, termasuk kompensasi bagi korban tewas akibat tindakan Teheran.
Syarat-syarat tersebut—yang kemungkinan besar akan ditolak oleh Iran—muncul setelah republik Islam itu menegaskan kembali tuntutannya sendiri atas ganti rugi sebagai bagian dari pembicaraan untuk meredakan konflik.
Sikap yang semakin keras dari kedua belah pihak mengisyaratkan proses panjang menuju kesepakatan, sehingga meredupkan harapan akan normalisasi pasokan aluminium di tengah kondisi persediaan global yang berada di dekat level terendah dalam beberapa dekade. Kawasan tersebut menyumbang sekitar sepersepuluh dari produksi global sebelum perang pecah.































