Logo Bloomberg Technoz

Di tingkat regional, Omdia mencatat Samsung memimpin pasar Asia Tenggara pada 2025 dengan pangsa sekitar 18% dan total pengiriman mencapai 17,9 juta unit.

Kinerja ini ditopang oleh strategi produk yang kuat di segmen menengah, khususnya seri Galaxy A.

Dominasi Samsung ditopang oleh portofolio produk yang luas, mulai dari entry-level hingga flagship dan perangkat lipat, yang membuatnya mampu menjangkau berbagai segmen konsumen secara global.

Meski demikian, persaingan industri smartphone tetap ketat. Apple terus kuat di segmen premium, sementara vendor asal China seperti Xiaomi, Oppo, dan vivo agresif memperluas pangsa pasar di negara berkembang.

Selain itu, laporan Omdia juga mencatat bahwa pasar smartphone global secara keseluruhan hanya tumbuh tipis sekitar 1% pada kuartal pertama 2026.

Kondisi ini mencerminkan industri yang masih dibayangi tekanan, termasuk kenaikan harga komponen seperti chip memori

Berikut Rinciannya:

⁃ Samsung, pengiriman sebesar 65,4 juta unit dengan pangsa pasar sekitar 22% pada periode tersebut.

⁃ Apple, pengiriman 60,4 juta unit iPhone dan pangsa pasar 20%. Naik dibandingkan tahun lalu yang berada di angka 19%.

⁃ Xiaomi, pengiriman 33,8 juta unit dengan pangsa pasar 11%, turun pengiriman sebesar 19% secara tahunan.

⁃ OPPO pengiriman 30,7 juta unit smartphone dengan pangsa pasar 10%, turun sekitar 6% dibandingkan tahun sebelumnya.

⁃ Vivo, pengiriman 21,3 juta unit dengan pangsa pasar 7%, atau turun sekitar 7% secara tahunan.

(mef/naw)

No more pages