Logo Bloomberg Technoz

April Ambruk Hampir 6%, Simak Prediksi Harga Batu Bara untuk Mei

Hidayat Setiaji
01 May 2026 08:13

Barges transporting coal on the Mahakam River in Samarinda, East Kalimantan, Indonesia./Bloomberg-Dimas Ardian
Barges transporting coal on the Mahakam River in Samarinda, East Kalimantan, Indonesia./Bloomberg-Dimas Ardian

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga batu bara naik pada perdagangan kemarin. Namun sepanjang April, harga si batu hitam terbenam.

Pada Kamis (30/4/2026), harga batu bara di pasar ICE Newcastle untuk kontrak pengiriman bulan mendatang ditutup di US$ 134/ton. Menguat 0,26% dibandingkan hari sebelumnya dan menjadi yang tertinggi sejak 14 April atau sekira dua pekan terakhir.

Harga batu bara pun genap naik dua hari beruntun. Selama dua hari tersebut, harga terkerek 2,09% secara point-to-point.


Akan tetapi, kinerja harga batu bara sepanjang Mei cukup mengecewakan. Bulan lalu, harga ambruk 5,93% secara point-to-point.

Komitmen dunia terhadap energi baru-terbarukan kian nyata dengan digelarnya konferensi untuk ‘mempensiunkan’ bahan bakar fosil. Konferensi tersebut dihelat di Santa Clara, Kolombia, dan dihadiri oleh lebih dari 50 negara yang mewakili sekitar 30% Produk Domestik Bruto (PDB) dunia.