Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Kembali Terkoreksi di Awal Perdagangan Hari Ini

Tim Riset Bloomberg Technoz
28 April 2026 09:25

Karyawan memberikan uang rupiah dan dolar AS kepada nasabah di salah satu bank di Jakarta, Senin (1/12/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan memberikan uang rupiah dan dolar AS kepada nasabah di salah satu bank di Jakarta, Senin (1/12/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan hari ini, Selasa (28/4/2026). Rupiah tergerus 0,12% ke posisi Rp17.215/US$ dari level penutupan kemarin.

Sementara indeks dolar AS menguat terbatas 0,02% ke posisi 98,52 pada 08:45 WIB, berdasarkan data Bloomberg

Sementara itu, harga minyak Brent masih bertahan di US$108 per barel, berdasarkan data Bloomberg pada 07:40 WIB. Kondisi ini membuat mata uang kawasan cenderung bergerak melemah.


Tak lama berselang rupiah kembali terdepresiasi 0,23% ke posisi Rp17.235/US$ pada 09.05 WIB. 

Selain rupiah pelemahan juga terjadi pada mata uang kawasan lainnya. Baht Thailand melemah paling dalam 0,27%, disusul dolar Taiwan 0,12%, peso Filipina, 0,1%, yen Jepang 0,08%, dolar Singapura 0,05%, yuan offshore dan China masing-masing terdepresiasi 0,04%.