Logo Bloomberg Technoz

Arah Rupiah Masih Fluktuatif di Tengah Sinyal Damai AS-Iran

Tim Riset Bloomberg Technoz
28 April 2026 08:25

Warga menukarkan uang dolar AS ke rupiah di salah satu tempat penukaran uang di Jakarta, Jumat (9/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Warga menukarkan uang dolar AS ke rupiah di salah satu tempat penukaran uang di Jakarta, Jumat (9/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai kontrak rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di pasar Non-Deliverable Forward (NDF) pagi ini bergerak stagnan dengan perubahan terbatas 0,01% di level Rp17.321/US$. 

Indeks dolar AS dalam posisi melemah terbatas 0,03% di 98,46, di tengah kondisi pasar menunggu kepastian adanya kesepakatan damai lanjutan antara AS dan Iran. 

Upaya melanjutkan perundingan damai secara langsung pada Jumat sedikit terganggu lantaran Presiden AS Donald Trump membatalkan kunjungan utusannya, Steve Witkoff dan Jared Kushner ke Pakistan.


Keputusan itu diambil setelah Meneteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memberi sinyal tidak akan bertemu negosiator AS, dan pemerintah Iran menegaskan tidak akan bernegosiasi di bawah ancaman militer.  

Hari ini, Trump disebut tengah melakukan kajian terhadap usulan Iran terkait upaya mengakhiri konflik yang sudah berlangsung selama delapan pekan ini. Trump disebut telah menggelar rapat bersama jajaran keamanan nasional untuk membahas tawaran tersebut.