Logo Bloomberg Technoz

Amran Pasang Harga Minimum Telur Rp26.500 Per Kilogram

Sabrina Mulia Rhamadanty
10 June 2026 10:00

Peternak menimbang telur ayam ras di Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, Kamis (18/12/2025). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Peternak menimbang telur ayam ras di Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, Kamis (18/12/2025). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengambil langkah intervensi pasar guna membalikkan tren penurunan harga jual komoditas telur ayam, salah satunya dengan  mengawal pelaksanaan Harga Acuan Pembelian (HAP) telur di tingkat peternak sebesar Rp26.500 per kilogram.

Dalam audiensi bersama peternak petelur rakyat dari seluruh Indonesia di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Selasa (9/6/2026), Amran mengapresiasi keberhasilan peternak yang mampu menjaga pasokan telur nasional hingga surplus, bahkan berpeluang ekspor. Namun, menurutnya, kondisi tersebut harus diikuti dengan perlindungan terhadap peternak ketika harga jatuh.

“Kami ucapkan terima kasih kepada saudara-saudara kita peternak petelur seluruh Indonesia yang hadir menemui kami meminta kebijakan-kebijakan yang bisa memperbaiki harga telur yang turun. Saya apresiasi, saya bangga dengan peternak petelur seluruh Indonesia mampu memenuhi kebutuhan anak bangsa, surplus bahkan ekspor ke negara lain. Di sisi lain kami sudah mengambil beberapa kebijakan langkah-langkah agar kita bisa lindungi mereka, jangan sampai merugi,” kata Mentan Amran dalam keterangan tertulis, Rabu (10/6/2026).


“Pertama, HPP kami minta kepada seluruh pengumpul pembeli telur harga HPP-nya adalah Rp26.500 per kilo. Kemudian kami juga sudah memberikan SPHP jagung dari Bulog,” tambahnya.

Amran juga mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati, untuk meningkatkan penyerapan telur melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG).