Logo Bloomberg Technoz

Minyak goreng sendiri pun juga tak luput mengalami kenaikan harga, seperti minyak goreng curah yang naik Rp200 menjadi Rp20.300/kg. Disusul minyak goreng kemasan bermerek I naik Rp250 menjadi Rp23.500/kg dan minyak goreng kemasan bermerek II yang kini menjadi Rp22.650/kg atau naik Rp300.

Berkaitan dengan harga minyak goreng, Menteri Perdagang Budi Santoso sendiri menyatakan kewajiban distribusi domestic market obligation (DMO) minyak goreng rakyat sebesar minimal 35% melalui Perum Bulog dan/atau Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pangan terbukti efektif menjaga harga minyak goreng di pasar. Minyak goreng yang disalurkan salah satunya dalam bentuk Minyakita.

Per 10 April 2026, rata-rata harga nasional Minyakita tercatat sebesar Rp 15.961 per liter, turun 5,45% dibandingkan 24 Desember 2025 yang mencapai Rp 16.881 per liter sebelum kebijakan berlaku. 

Budi juga mengatakan hingga 10 April 2026, realisasi distribusi mencapai sekitar 49,45%. Realisasi ini telah melampaui ketentuan minimum sebesar 35% yang diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 43 Tahun 2025 tentang Minyak Goreng Sawit Kemasan dan Tata Kelola Minyak Goreng Rakyat.

“Kebijakan DMO minimal 35% melalui BUMN Pangan terbukti efektif menjaga ketersediaan pasokan dan menjaga stabilitas harga Minyakita di pasar. Bahkan realisasinya yang sudah melebihi 49% menunjukkan mekanisme distribusi berjalan dengan baik,” ujar Budi di Jakarta, Jumat (17/4/2026).

Harga Pangan Turun

Di sisi lain, harga pangan yang terpantau menglami penurunan harga seperti cabai merah keriting turun Rp350 menjadi Rp45.250/kg. Cabai rawit hijau menjadi Rp48.950/kg turun Rp40 dan cabai rawit merah yang turun Rp115 menjadi Rp71.550/kg.

Sementara itu, harga bahan pangan seperti komoditas bawang juga terpantau turun harga. Bawang merah ukuran sedang misalnya, turun Rp1.200 menjadi Rp46.150/kg secara mingguan disusul juga bawang putih ukuran sedang yang kini berada diharga Rp39.950/kg atau turun Rp25

Tak hanya itu, bahan protein lain yakni daging ayam ras segar serta telur ayam ras segar juga terpantau mengalami penurunan harga. Daging ayam ras segar kini menjadi Rp40.400/kg atau turun Rp1.100 dan telur ayam ras segar turun Rp2.500 menjadi Rp32.300/kg. 

Adapun untuk harga beras kualitas bawah II diketahui berada diharga tetap Rp14.550/kg. 

(prc/ros)

No more pages